Pengaruh Dimensi Kualitas Pelayanan Puskesmas S. Parman Banjarmasin Terhadap Kepuasan Pasien Dalam Memperoleh Pelayanan Kesehatan

Authors

  • Widi Utami Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kabupaten Banjar
  • Ahmad Alim Bachri Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.20527/jwmthemanagementinsightjournal.v1i1.9

Keywords:

Health service quality, patients satisfaction

Abstract

This study aims to identify and analyze quality of service (as variable indefendent) are services, personnel skills, health care costs, availability of drugs, and environmental security effect on patient satisfaction (as a variable defendant) in the public health services in health centers S.Parman Banjarmasin. The research was conducted in March until May 2012, using a random survey of 100 respondents from the community in the Kecamatan Pasar Lama and surrounding Antasan Besar and enjoy the health center at a public patient, patient’s health insurance and public health insurance.

The results of this study indicate that the quality of service is service, personnel skills, health care costs, availability of drugs, and environmental safety and simultaneous partial effect on patient satisfaction. All variables indefendent positive and significant impact on patient satisfaction and the availability of drugs is the most significant variable impact because the main objective to restore the patient’s health. Satisfaction index S.Parman community health center Banjarmasin judged by the standards of quality of service is considered appropriate.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim. 2010. Profil Kesehatan Kota Banjarmasin 2010. Dinas Kesehatan Kota Banjar- masin Tahun 2010.

Anonim. 2004. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 25

Tahun 2004.

Azwar, Azrul. 1996. Pengantar Administrasi Kesehatan, Binarupa Aksara, Jakarta. Azwar, A. 1996. Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan Aplikasi Prinsip Lingkaran Azwar, S. 1997. Reliabilitas dan Validitas Cetakan II,. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

(BPS) Badan Pusat Statistik. 2010. Publikasi BPS, Berita Resmi Statistik Badan Pusat

Statistik Republik Indonesia. http://www.bps.go.id.

Cascio W.F. 1992. Managing Human Resources : Produktivity, Quality of Worlife and

Profits. McGraw-Hill, Inc, New York.

Dayasiri, MBKC. 2010,“Predictors of Patient Satisfaction With Quality of Health Care in

Asia Hospitals” Australasian Medical Journal (Online) September 18, 2010

Dwiyanto et.al. 2002. Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia, diterbitkan Pusat Studi

Kependudukan dan Kebijakan UGM, Galang Printika, Yogyakarta.

Gasperz V. 1997. Manajemen Kualitas Dalam Industri Jasa, PT. Gramedia Pustaka, Jakarta. Menpan. 2003. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 128/Menkes/sk/II/2004 tgl 10

Februari 2004 tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat. Lampiran. Depkes RI.Jakarta.2004 : 5

Masri, S. Sifian, E. 1989. Metode Penelitian Survey,. Lembaga Penelitian, Pendidikan dan

Penerangan Ekonomi dan Sosial, Jakarta. 1989.

Moenir. 2002. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia, Jakarta. Ghalia Indonesia. Mote F. 2008. Analisis indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik. Tesis

Program Pascasarjana Ilmu Administrasi Universitas Diponegoro, Semarang.

Nurbaity A. dan Martin. 2009. “Pengaruh harga dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap di RSU Deli Medan”. Jurnal Manajemen Bisnis, Volume 2, Nomor

, Januari 2009: 21 – 24

Parasuraman A, Valarie A., Zeithaml & Leonard L. Berry. 1994. “Reassesment of Expectation As A Comparison Standart In Measuring Servive Quality: Implications For Futher Research”. Journal of Marketing, Vol 58, pp 111-124.

Sodani,P.R. Kumar,R.K., Srivastava,J.1 and Sharma,L.2008.” Measuring Patient Satisfaction: A Case Study to Improve Quality of Care at Public Health Facilities” Indian J Community Med. 2010 January; 35(1): 52–56.

Sahyuni R. 2009. Kepuasan kerja karyawan, analisis SWOT dan rencana strategik pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan pelayanan di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan, Kalsel. Tesis Program Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang.

Solikhah. 2008. ”Hubungan kepuasan pasien dengan minat pasien dalam pemanfaatan ulang pelayanan pengobatan”. Jurnal Manajerial Pelayanan Kesehatan Vol.11 No.2

Juni 2008.

Subekti D. 2009. Analisis Hubungan Persepsi Mutu Pelayanan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Balai Pengobatan Umum Puskesmas Di Kabupaten Tasikmalaya.Tesis Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan. Universitas Diponegoro Semarang.

Supardi. 2008. Hubungan Antara Persepsi Mutu Pelayanan Pengobatan dengan Kepuasan

Pasien di Balai Kesehatan Karyawan Rokok Kudus (BKKRK)

Tesis Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi dan

Kebijakan Kesehatan Universitas Diponegoro Semarang.

Thoha M. 2004. Administrasi Negara dan Kualitas Pelayanan Publik. Jurnal Ilmu Admi- nistrasi dan Kebijakan Publik. MAP-UNDIP, Semarang.

Tjiptono F., 2002. Manajemen Jasa. Cetakan ketiga. Penerbit Andi, Yogyakarta

Trimurty I. 2008. Analisis Hubungan Persepsi Mutu Pelayanan Dengan Minat Pemanfaatan Ulang Pelayanan rawat Jalan Puskesmas Pandanaran Semarang. Tesis Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan. Universitas Diponegoro Semarang.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan

Warella, Y. 1997, Administrasi Negara dan Kualitas Pelayanan Publik Pidato Pengukuhan jabatan Guru Besar Madya ilmu Administrasi Negara Universitas Diponegoro.

Zeithaml. 1990. Delivering Quality Services : Balancing Customer Perceptions and

Expectations. The Free Press, A Division of Macmillan Inc., New York.

Downloads

Published

2013-03-22

Issue

Section

Articles